Pengalaman TOEFL ITP Online

Artikel kali ini membahas pengalaman saya saat mengikuti TOEFL ITP Online beberapa hari yang lalu. Tes secara online sangat praktis apalagi di masa pandemi seperti ini. Kita tidak perlu pergi jauh (di kota saya tidak ada institusi penyelenggara TOEFL) atau berkumpul dengan banyak orang dalam satu ruangan. Selain itu, kita juga bisa tahu langsung skor TOEFL kita setelah menyelesaikan tes (unofficial score).

1. Pendaftaran

Saya mengikuti TOEFL ITP Online yang diselenggarakan Elti Jogja. Pendaftaran dilakukan dengan chat WhatsApp yang info detailnya bisa dicek ke akun twitter ini: Elti Jogja. Dari sini, kita bisa tanyakan jadwal terdekat yang tersedia, kemudian setelah oke dengan jadwal tersebut dilanjutkan transfer biaya tes sebesar Rp 550.000. Biasanya pendaftaran dibuka sampai H-7 tes dan kuota masih tersedia.

2. Readiness Check

Beberapa hari sebelum tes (di kasus saya H-2), calon peserta wajib mengikuti sesi readiness check secara online. Sesi readiness check dilangsungkan dengan menggunakan Zoom dan berlangsung sekitar 1 jam. Di sesi ini akan dijelaskan gambaran jalannya TOEFL ITP Online, kelengkapan yang harus dipersiapkan, dan aturan-aturan yang harus ditaati peserta.

Kelengkapan

Barang-barang yang perlu disiapkan pada saat tes yakni:

  • Kartu identitas: KTP atau SIM
  • Alat komunikasi saat tes berlangsung: boardmarker, clear holder berisi kertas hvs, dan tissue untuk menghapus tulisan.

Selain itu, kelengkapan lain berupa software dan hardware untuk mengikuti tes yakni:

  • PC atau laptop dengan minimal OS Windows 8 (versi ter-update)
  • Aplikasi Zoom terinstall di PC/Laptop
  • Webcam
  • Earphone/headphone dengan microphone (non wireless)
  • Koneksi internet dengan kecepatan download dan upload minimal 3 Mbps.

Pada sesi ini, peserta juga diharuskan menjalankan sebuah aplikasi dari ETS yang hanya dapat dijalankan pada browser Internet Explorer. Aplikasi ini berfungsi untuk men-scan secara otomatis PC/Laptop peserta, apakah sudah memenuhi untuk digunakan pada saat tes atau belum. Pada proses ini, nantinya akan terlihat jika PC/Laptop kita belum memenuhi syarat. Kita bisa menanyakan ke panitia jika ada kendala pada sesi ini. Maka dari itu sesi readiness check sangat penting dan jangan sampai terlewat, apalagi untuk yang belum pernah mengikuti TOEFL ITP Online.

Selain software pada poin di atas, peserta juga diharuskan menginstall aplikasi Toefl Audio Browser. Aplikasi inilah yang nantinya akan kita gunakan sebagai media untuk mengerjakan TOEFL ITP Online. Cara mendownloadnya akan disampaikan oleh panitia secara khusus, masih pada sesi readiness check.

Aturan

Beberapa aturan saat mengikuti TOEFL ITP Online:

  • Peserta berada di tempat pengerjaan tes sendirian
  • Ruang atau kamar yang digunakan sebisa mungkin tertutup dan tidak dilalui orang lain, kalau perlu dikunci
  • Meja tempat mengerjakan tes hanya berisi kelengkapan untuk pengerjaan tes (botol minum, buku, kertas dll disingkirkan)
  • Aplikasi yang aktif pada saat tes hanya Zoom dan Toefl Audio Browser
  • Webcam harus terus dinyalakan sampai tes selesai, dan Zoom diset untuk Keep on Top
  • Komunikasi saat tes berlangsung dengan menuliskan pertanyaan di clear holder dan menunjukkan ke proctor lewat webcam. Audio semua peserta akan di-mute

3. Sebelum Tes

Saya mendapatkan jadwal tes jam 12.00. Pada jam tersebut, semua peserta tes diarahkan untuk bergabung ke Zoom meeting yang sudah diatur oleh proctor. Masing-masing peserta akan dicek kelengkapan tes (kelengkapan di poin ke 2) secara bergiliran. Kemudian, proctor akan meminta kita menunjukkan melalui webcam bahwa meja kita bersih dari benda yang tidak diperlukan dan juga view 360 derajat ruangan tempat kita berada. Dan yang terakhir, kita akan diminta menunjukkan ke webcam proses mematikan handphone. Bagi yang memakai koneksi tathering, handphone harus diletakkan jauh dari meja.

Perlu diperhatikan bahwa proses ini berlangsung cukup lama apalagi jika jumlah pesertanya banyak. Pada TOEFL ITP Online ini, jumlah peserta total ada 9 peserta dan proses checking sebelum tes makan waktu hampir 45 menit, sehingga tes baru dimulai sekitar jam 13.00. Pada saat inilah kesempatan terakhir bagi peserta untuk diizinkan ke kamar kecil, jadi bagi yang ingin ke kamar kecil segera saja minta izin daripada tidak konsen saat tes 😀 Selain itu, waktu sholat dzuhur (bagi yang menjalankan) yang mepet karena durasi tes sekitar 2 jam, maka akan lebih baik jika dilakukan di awal sebelum join Zoom meeting.

4. Saat Tes

Kita akan disuruh untuk membuka TOEFL Audio Browser (aplikasi pengerjaan TOEFL ITP Online), kemudian login dengan session ID yang akan diberikan oleh proctor pada saat itu juga. Selanjutnya kita isikan data diri sesuai dengan yang digunakan pada saat pendaftaran. Setelah berhasil, maka dimulailah TOEFL ITP Online, secara berurutan yakni Section 1: Listening Comprehension, Section 2: Structure and Written Expression dan Section 3: Reading Comprehension. Masing-masing section memiliki durasi waktu dan jumlah soal yang berbeda. Pada sistem online ini, kita bisa melihat jalannya waktu di bagian atas. (Tips mengerjakan TOEFL ITP Online bisa dicek di sini)

Ingat! Jangan lupa untuk men-set aplikasi Zoom dengan Keep on Top. Ini agar saat TOEFL Audio Browser berjalan (otomatis fullscreen), kita tetap dapat melihat jendela aplikasi Zoom dan berkomunikasi dengan proctor dengan menulis menggunakan boardmarker pada clear holder.

Ingat juga!! Kita tidak boleh mencolokkan apapun ke PC/Laptop (printer, usb mouse, charger laptop, earphone dll) setelah kita membuka aplikasi TOEFL Audio Browser. Jika ingin men-charge laptop misalnya, lakukan sebelum membuka aplikasi TOEFL Audio Browser. Begitu juga, tidak boleh membuka aplikasi apapun setelah membuka TOEFL Audio Browser, sehingga urutan membuka aplikasi adalah buka Zoom meeting terlebih dahulu, baru buka TOEFL Audio Browser. Ini karena aplikasi akan crash dan layar PC/Laptop kita akan blackscreen, akibatnya kita harus restart paksa PC/Laptop (menekan tombol power beberapa detik) dan menyalakannya lagi lalu mengulangi proses login yang telah dilakukan.

5. Hasil Tes

Jika kita dapat menyelesaikan semua section dan masih ada sisa waktu, maka tekan tombol finish untuk mengakhiri tes. Apabila waktu sudah habis tapi kita belum selesai mengerjakan, tes akan otomatis berakhir dan jawaban yang sudah terisi akan tersimpan di sistem.

Nah dari sini kita bisa melihat hasil skor TOEFL ITP Online yang kita peroleh. Hasil ini adalah unofficial score yang tidak boleh difoto maupun di-capture dengan aplikasi. Namun, skor yang tertampil adalah benar dan merupakan skor akhir TOEFL kita. Karena kita bisa melihat langsung skornya, maka kita bisa langsung atur jadwal tes selanjutnya jika target skor yang diinginkan belum memenuhi.

Hasil official berupa sertifikat dan kertas skor dapat saya ambil di institusi penyelenggara Elti Jogja setelah H+7 hari kerja. Selain itu bisa juga jika kita ingin dikirim ke alamat rumah, dengan sebelumnya menginfokan ke panitia tes. Tentunya ada biaya tambahan untuk pengiriman. Skor saya pada unofficial score yang tertampil adalah 573. Di artikel selanjutnya, saya akan share tips versi saya dalam mengerjakan tiap section tes ini. Sekian sharing pengalaman saya mengikuti TOEFL ITP Online, semoga bermanfaat 😀

About the author

Rochana Prih Hastuti

View all posts

Leave a Reply