Pengalaman Menghadapi IELTS dalam 2-3 Minggu

Kita tahu tes IELTS beda dengan TOEFL ITP, dari sisi harga dan juga tingkat kesulitannya. Karenanya persiapan yang dilakukan “seharusnya” lebih matang, apalagi jika kita menarget nilai tertentu. Tapi, dalam beberapa kondisi kita bisa jadi terpaksa harus ambil IELTS dalam waktu yang singkat. Contoh yang saya alami, saya sudah 2x kepaksa harus ambil IELTS dengan waktu persiapan kurang dari 3 minggu, di awal tahun 2019 dan satu lagi di awal Juni lalu. Artikel ini akan sedikit cerita apa-apa yang saya siapkan dalam waktu sesingkat itu.

Langkah Pertama: Browsing

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan untuk memulai persiapan IELTS adalah luangkan waktu untuk browsing; cari-cari info tentang IELTS. Jika kalian menemukan artikel ini karena sedang browsing, maka teruskan browsing, cari banyak pengalaman orang, tutorial di youtube (link-link ada di bawah), atau tips-tips baik dari personal atau lembaga di internet. Penting untuk bisa memahami IELTS dari banyak sisi.

IELTS Simulation

IELTS Simulation Test memang akan menambah biaya persiapan, sekitar 150-250rb, tetapi ini penting untuk memetakan sejauh apa kemampuan kita. Ingat, dua dari empat yang diujikan tidak bisa dinilai mandiri (Writing dan Speaking). Ada banyak lembaga penyedia IELTS simulation test, di Jogja ada Elti dan IONs, kalau di Klaten saya sempat ambil simulation test di Real English Klaten. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum simulation test:

  1. Pastikan ambil simulation di minggu awal persiapan. Sehingga ada cukup waktu untuk memetakan dan memperbaiki kemampuan kita.
  2. Perhatikan detail-detail yang dirasakan selama simulation sebagai catatan untuk persiapan di hari H. Misalnya, ingat pada soal jenis apa kita lemah, apa strategi pengerjaan yang paling nyaman/baik bagi kita, atau sekadar perlukah kita pakai Jaket atau tidak.

Sebagai contoh, di simulation terakhir saya, saya mencatat beberapa poin:

  • Saya lemah di writing, khususnya untuk membuat paragraf pembuka/pertama
  • Saya lemah di writing dalam memanajemen waktu dan tulisan saya akan memburuk ketika semakin panik
  • Saya tidak bisa tenang di awal speaking yang bikin tidak terkontrol ucapannya (bisa out of topic)
  • Saya bisa kehabisan vocab untuk topik yang sulit
  • Saya sering ngantuk dan tidak fokus di tengah tes reading
  • Saya beberapa kali gagal mengeja kata di tes listening

Memetakan apa kekurangan dan kelebihan kita membuat waktu belajar kita lebih efisien.

Continue reading