Pengenalan Autoencoder : neural network untuk kompresi data

Autoencoder

Autoencoder adalah salah satu varian dari jaringan saraf tiruan (JST) yang secara umum digunakan untuk meng-“encode” suatu data. Berbeda dengan arsitektur JST pada umumnya yang dilatih untuk mengklasifikasi atau menghitung nilai regresi dari masukan, autoencoder dilatih untuk dapat menghasilkan output yang sama dengan inputnya. Autoencoder termasuk pada kategori Unsupervised Learning karena dilatih dengan menerima data tanpa label.

Traditional Neural Network vs Autoencoder

Pada ilustrasi tersebut, arsitektur di bagian atas adalah arsiktektur JST yang digunakan untuk mengklasifikasi citra bahan makanan di supermarket. Pada bagian bawah merupakan arsitektur autoencoder.

Lalu apa tujuannya sebuah model dilatih untuk menghasilkan citra yang sama?

Jika diperhatikan pada ilustrasi di atas, bagian yang menarik adalah bagian tengah autoencoder yang berupa sebuah vektor kumpulan neuron (ditandai dengan kotak warna kuning). Bagian tengah ini biasanya memiliki jumlah neuron yang lebih kecil dibanding layer di kanan atau kirinya (termasuk layer input dan outputnya). Sehingga jika model dapat dilatih dengan baik, bisa dikatakan bagian tengah ini merupakan representasi sederhana dari citra yang menjadi input. Apa maksud representasi sederhana? Karena vektor ini diperoleh dari citra input melalui arsitektur jaringan saraf tiruan (Encode), lalu dari vektor yang kecil ini bisa dibuat kembali citra yang serupa dengan inputnya (Decode).

Continue reading
backpropagation step by step

Contoh Perhitungan Algoritma Backpropagation

Beberapa waktu lalu saya dapat kesempatan untuk mengasisteni kegiatan kemkominfo di UGM seputar AI. Salah satu topik yang dibicarakan adalah Backpropagation pada Jaringan Saraf Tiruan (JST). Di postingan ini saya akan mencontohkan perhitungan Backpropagation langkah per langkah, menggunakan arsitektur yang sederhana dan dilanjutkan implementasi menggunakan Python.

Artikel ini diupdate pada 8 Agustus 2021 Perbaikan presisi pada perhitungan

Sebelum memulai, sebaiknya kita mengerti terlebih dahulu dasar-dasar untuk:

Jika masih dirasa banyak yang lupa, silakan refresh kembali materi tersebut.


Contoh Perhitungan

model / arsitektur JST sederhana

Kita masuk ke perhitungannya. Kita akan gunakan contoh arsitektur JST di atas yang hanya terdiri dari layer input dan layer output. Layer input akan menerima 3 nilai $x$ dan layer output akan menghasilkan 2 nilai $y$. Kita bisa gunakan arsitektur tersebut untuk kasus klasifikasi dengan 2 kelas.

Continue reading
simple neural net

Neural Net in 4 lines! using Scikit-Learn MLPClassifier

See the code below:

from sklearn.neural_network import MLPClassifier

mlp = MLPClassifier(hidden_layer_sizes=(10),solver='sgd',
                      learning_rate_init=0.01,max_iter=500)

mlp.fit(X_train, y_train)

print mlp.score(X_test,y_test)

That’s right, those 4 lines code can create a Neural Net with one hidden layer! ๐Ÿ˜

Scikit-learn just released stable version 0.18. One of the new features is `MLPClassifer` and you can see in the code above, it’s powerful enough to create a simple neural net program.

That code just a snippet of my Iris Classifier Program that you can see on Github. Of course, in practice, you still need to create loader, pre-process, pre-training, or other modules. But, if you see other python libraries like Keras, Lasagne, or Theano, I think this is the easiest way to create a simple neural net. I said “simple” because when you need to create more complex model that need more complex algorithm or many addons, I think it’ll become difficult to use `MLPClassifier`. But, for some simple project, I think I’ll choose this scikit tool ๐Ÿ™‚

Program Explanation

Line 1: you need to load `MLPClassifier`

Line 2: we create an object called ‘mlp’ which is a `MLPClassifier`. We set hidden_layer_size to (10) which means we add one hidden layer with 10 neurons. Then we set solver as ‘sgd’ because we will use Stochastic Gradient Descent as optimizer. Then we set learning_rate_init to 0.01, this is a learning rate value (be careful, don’t confuse with alpha parameter in MLPClassifer). Then the last, we set 500 as the maximum number of training iteration.

Line 3: Train the model

Line 4: Test the model

That’s it! and my first run I got more than 90% accuration in Iris Dataset ๐Ÿ™‚ try it!

And actually, you can create “Deeper” neural net with add more layers easily, just change `hidden_layer_sizes`. For example, `hidden_layer_sizes=(10,10,10)` will create 3 hidden layer with 10 neuron each.

source image: Flickr