Semester ganjil perkuliahan 2020/2021 Informatika UII dilalui dengan 100% online. Penuh tantangan, khususnya bagi saya yang menggunakan komputer dengan sistem operasi Ubuntu. Sulit sekali ketika ada software-software yang disarankan teman untuk digunakan tetapi tidak bisa digunakan karena terkendala OS. Pada artikel ini saya akan sharing, beberapa software yang bermanfaat untuk mengajar online di Ubuntu. Selama mengajar online semasa pandemi ini, saya sangat terbantu dengan software-software ini. Semoga bermanfaat juga untuk pembaca di luar sana.
Simple Screen Recorder
Software pertama yang ingin saya share adalah software untuk merekam layar. Karena ketika mengajar online saya beberapa kali harus membuat video tutorial, simple screen recorder adalah aplikasi terbaik menurut saya. Beberapa fitur yang ingin saya highlight:

- Simpel. Super simpel. Saya sudah coba beberapa software perekam layar lain di Ubuntu tetapi tidak ada yang sesimpel dan selengkap simple screen recorder.
- Bisa merekam berdasarkan jendela, mengikuti mouse, atau area tertentu pada layar. Sebenarnya alternatif lain yang pernah saya lakukan untuk membuat video rekaman adalah menggunakan Zoom. Tapi di zoom tidak ada pilihan untuk merekampada area tertentu. Lumayan bermanfaat ketika kita mau merekam dengan “contekan” di layar.
- Pengaturan kualitas video juga sangat mudah. Settingan yang saya pakai biasanya adalah kualitas “youtube” dengan frame rate 30. Video yang dihasilkan akan berada pada kualitas wajar dengan ukuran file yang juga wajar. Video sekitar 10 menit akan berukuran sekitar 25 MB.
- Fitur yang paling saya suka adalah short cut. Yups, saya bisa mengatur short cut saya sendiri sehingga proses rekam-stop-simpan bisa dengan mudah dilakukan dibalik layar. Selama aplikasi sudah jalan, meskipun dalam keadaan minimize saya tinggal pencet short cut saya, maka layar akan terekam, saya pencet lagi, video akan tersimpan. Super simpel.
Kekurangan yang saya alami di Simple Screen Recorder adalah ketika saya ingin merekam audio dari laptop (misalnya ada suara/video yang saya tampilkan juga). Pemilihan sumber audio yang akan digunakan tidak bisa diubah-ubah ditengah-tengah perekaman, jadi semisal mau merekam audio dari komputer sekaligus dari mic, harus terpisah jadi dua video berbeda atau menggunakan software lain, Zoom misalnya atau Kazam (yang menurut saya tidak simpel).
Continue reading







Recent Comments